Belakangan ini, gue ngerasa otak gue terlalu penuh dan gue semakin merunduk.
Ini gak berarti gue pinter juga rendah hati, tapi berarti gue terlalu banyak pikiran dan minder akan banyak hal.
Terlalu banyak yang terbahaskan dan tidak terselesaikan di kepala.
Terlalu banyak yang terjadi dan semuanya mengendap begitu aja di dalam organ-organ tubuh gue yang lain, hati misalnya.
Gak banyak yang orang yang bisa gue percaya.
Gak banyak juga orang yang mau mendengar.
Bahkan hanya untuk duduk disisi gue ketika ada bagian-bagian yang tumpah dari otak gue.
Bahkan dia yang menurut mereka maha mendengar pun seperti tuli dan tidak peduli.
Lalu gue berimajinasi, yang mati hidup kembali.
Larut dalam khayalan yang gue buat sendiri.
Melakukan prolog tiap malam, seolah-olah masih ada sesuatu yang tidak tuli dan peduli diujung sana .
Itu candu.
Dan gue sakau dalam bisu.
>